Ungaran – Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XXXI Tahun 2025 Tingkat Provinsi Jawa Tengah resmi ditutup di Pendopo Kabupaten Tegal pada Kamis malam, 13 November 2025. Ajang tahunan yang menjadi wadah pengembangan potensi qari, hafiz, dan seniman kaligrafi ini kembali menghadirkan kompetisi yang ketat dan penuh semangat dari seluruh kafilah kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Tahun ini menjadi semakin istimewa karena sekaligus menjadi momentum menuju kesiapan Jawa Tengah sebagai tuan rumah MTQ Nasional 2026, yang rencananya digelar pada triwulan akhir dan berpusat di Kota Semarang. Persiapan panjang yang melibatkan seluruh unsur pemerintah daerah dan Kementerian Agama menjadikan MTQH 2025 sebagai barometer penyelenggaraan tahun depan.
Kafilah Kabupaten Semarang turut menunjukkan performa yang membanggakan dengan menorehkan sejumlah prestasi dari berbagai cabang lomba. Para peserta yang dikirim telah berjuang maksimal, mempersembahkan dedikasi, kemampuan, serta penguasaan ilmu Al-Qur’an dan hadis yang menjadi karakter utama MTQ. Torehan prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan oleh Kementerian Agama Kabupaten Semarang, berjalan efektif dan terus berkembang dari tahun ke tahun. Dukungan penuh dari keluarga, pendamping, dan pembina juga menjadi kekuatan besar dalam mengantarkan para peserta meraih hasil terbaik.
Adapun daftar peraih juara dari Kafilah Kabupaten Semarang meliputi: Harapan 1 kategori Tahfidz 1 juz dan Tilawah atas nama Himda Akalili Albab; Harapan 1 Tahfidz 5 juz dan Tilawah oleh Dewi Mutiatum; Terbaik 3 Tahfidz 20 juz oleh Wafiya Nasywa; Terbaik 3 Tahfidz 30 juz dan Tafsir Arab oleh Muhammad Firdaus; serta Harapan 1 Tahfidz 16 juz dan Tafsir Inggris yang diraih Rayfaneo dan Maryam Arrosikha. Selain itu, Harapan 1 kategori Syarhil Qur’an diraih Ardan dan tim; Harapan 1 Kaligrafi Kontemporer oleh Sekar Hartyas; Terbaik 3 Hafalan 100 Hadis oleh Sidik Hasan Khan; serta prestasi membanggakan Terbaik 1 Hafalan 500 Hadis oleh Maulana Faiz Arkan. Capaian ini mencerminkan kekuatan talenta dan semangat generasi Qur’ani di Kabupaten Semarang.
Dengan rangkaian prestasi tersebut, Kafilah Kabupaten Semarang tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga memberikan motivasi baru bagi generasi muda untuk lebih mencintai, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an serta hadis. Semoga ke depan, semakin banyak talenta muda Qur’ani yang lahir dari Kabupaten Semarang, membawa prestasi, dan menjaga marwah daerah sebagai salah satu pusat pengembangan syiar Islam yang unggul dan berprestasi.
