— Salam #sedulurkemenag
Ajang bergengsi Sippa Dhamma Samajja (SDS) Provinsi Jawa Tengah 2025 kembali digelar dengan meriah di Gedung Dhammasekha Surya Jaya, Temanggung, pada Sabtu (11/10/2025). Kegiatan ini menjadi wadah aktualisasi bagi generasi muda Buddhis se-Jawa Tengah untuk menampilkan semangat, kreativitas, serta kecintaan terhadap ajaran Dhamma. Mengusung tema “Esemu Manis” — Etika, Semangat, Empati, Unggul, Maju, dan Nasionalis, SDS 2025 meneguhkan komitmen pembinaan karakter peserta didik Buddhis yang berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Sebanyak 591 peserta dari berbagai jenjang pendidikan tampil dengan penuh percaya diri dalam berbagai cabang lomba, antara lain Dhamma Gita, Dhammavijja, Dhamma Vikata, Dhammapada, Dhammakatha, Dhammakkhayika, dan Dhammadesana Bahasa Jawa. Setiap penampilan menjadi refleksi nyata dari penguasaan nilai-nilai moral, spiritual, serta kemampuan intelektual yang terus ditanamkan dalam pendidikan Agama Buddha.
Dalam ajang ini, Kontingen Kabupaten Semarang turut menunjukkan semangat luar biasa dengan dukungan penuh dari KKG dan MGMP Pendidikan Agama Buddha Kabupaten Semarang. Tidak hanya sebagai peserta, tiga Penyuluh Agama Buddha Kabupaten Semarang yakni Yayuk Sri Rahayu, Priyatiningsih dan Ruwadi, juga dipercaya menjadi dewan juri, menandakan kiprah aktif Kabupaten Semarang dalam mendukung kegiatan pembinaan generasi Buddhis tingkat provinsi.
Rangkaian kompetisi berlangsung dengan suasana kompetitif namun penuh persaudaraan. Setiap peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan. Dari Kabupaten Semarang sendiri, berbagai prestasi membanggakan berhasil diraih pada setiap jenjang pendidikan, menjadi bukti nyata dedikasi guru dan semangat belajar siswa dalam mengembangkan potensi diri di bidang keagamaan.
Pada jenjang Sekolah Dasar (SD), torehan prestasi gemilang diraih antara lain Juara 1 Dhammavikata (Adistya Dhammayani – SDN Regunung 3) dan Juara 1 Dhammakatha (Danendra Saddha Keswara – SDN Kenteng 2). Di tingkat SMP, Kabupaten Semarang berhasil membawa pulang Juara 2 Dhammadesana (Miya Maitri Paramita – SMP N 2 Getasan) dan Juara 2 Dhammakatha (Vimo Manggala Mutamang – SMP N 1 Sumowono). Sementara di jenjang SMA/SMK, prestasi membanggakan diraih oleh Ariyakhema (SMA N 1 Suruh) yang berhasil menyabet Juara 2 Dhammadesana, serta Putri Valentina (SMA N 1 Tengaran) yang memperoleh Juara 3 Dhammakatha.
Semoga prestasi yang diraih menjadi inspirasi bagi generasi Buddhis berikutnya untuk terus belajar, berkarya, dan berprestasi di jalan Dhamma.


