Ungaran – Siswa MTs Negeri Semarang mengikuti kegiatan Penyuluhan Antikorupsi yang diselenggarakan oleh Inspektorat Kabupaten Semarang di Aula MTs Negeri Semarang sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia Tingkat Kabupaten Semarang. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 14 November 2025 ini menjadi upaya membangun kesadaran generasi muda mengenai bahaya dan dampak korupsi terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sebanyak 40 siswa yang terdiri dari para pengurus kelas dan pengurus OSIM terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan materi yang dikemas secara interaktif dan sesuai dengan konteks kehidupan sehari-hari para pelajar, sehingga mudah dipahami serta relevan dengan tantangan moral yang sering mereka temui. Keterlibatan pengurus kelas dan OSIM juga dipandang strategis karena mereka merupakan siswa yang memiliki peran kepemimpinan di lingkungan sekolah dan dapat menjadi teladan bagi teman-temannya dalam menegakkan sikap jujur, bertanggung jawab, serta peduli terhadap lingkungan sekitar.
Dalam penyampaiannya, Eka Yudha Ardianto selaku anggota PAKSI (Penyuluh Antikorupsi) Kabupaten Semarang sekaligus narasumber utama, menegaskan bahwa penyuluhan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada peserta didik sejak dini. Menurutnya, generasi muda adalah garda terdepan dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari praktik-praktik korupsi. Dengan memahami sembilan nilai antikorupsi, antara lain kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, dan keberanian, para siswa diharapkan mampu menempatkan integritas sebagai bagian dari karakter pribadi maupun kehidupan sosial mereka.
Kegiatan penyuluhan ini mendapatkan apresiasi dari pihak madrasah yang menilai bahwa upaya seperti ini sangat penting dalam pembentukan karakter peserta didik. Melalui kolaborasi antara Inspektorat Kabupaten Semarang, PAKSI, dan pihak madrasah, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada penguatan moral dan etika. Dengan demikian, peserta didik MTs Negeri Semarang dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan berintegritas, siap menjadi warga negara yang mampu menjaga dan memajukan bangsa dengan nilai-nilai antikorupsi yang kuat.
