Ungaran – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap keamanan pangan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterpaduan Keamanan Pangan Tahun 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (20/11/2025) bertempat di Balai Bahasa Jawa Tengah, dan menjadi ajang untuk mengevaluasi efektivitas program keamanan pangan yang telah berjalan di berbagai lembaga pendidikan, termasuk madrasah di Kabupaten Semarang.
Dalam kegiatan tersebut, BBPOM Semarang memberikan penghargaan kepada lima madrasah di Kabupaten Semarang yang dinilai berhasil mengimplementasikan budaya keamanan pangan secara konsisten dan berkelanjutan. Madrasah tersebut meliputi MTs Al Irsyad Tengaran, MTs Darul Ulum Suruh, MIN 5 Semarang, MIN 2 Semarang, dan MI Kalirejo. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus pengakuan atas upaya madrasah dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang sehat, aman, serta bebas dari risiko pangan berbahaya bagi peserta didik.
Penghargaan yang diterima lima madrasah di Kabupaten Semarang ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi lembaga pendidikan lain untuk terus memperkuat budaya pangan aman. Kementerian Agama Kabupaten Semarang menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak, termasuk BBPOM Semarang, guru, orang tua, hingga peserta didik yang secara aktif mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan berkualitas. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pendidikan dan kesehatan adalah dua sektor yang harus berjalan berdampingan untuk melahirkan generasi yang cerdas, sehat, dan berdaya saing tinggi.
Penulis: Sholechah
Editor: Sholechah
